Pantaskah?

Standard

Rabb..

Aku malu pada-Mu..
Setelah banyak nikmat yang Kau berikan
Aku tak berangsur memperbaiki diri

Semakin hari semakin curam menurun
Masih pantaskah Rabb..
Masih pantaskah aku mendapat semua kasih sayang-Mu ini?

Aku merasa tidak pantas Rabb..
Aku kah yang tepat menjadi pendamping manusia baik itu Rabb?
Masih pantaskah aku Rabb.. bersamanya yang luar biasa
Berjalan menuju-Mu?

Rabb.. Jika memang ini yang terbaik
Aku mohon bantu aku, rangkul aku, bimbing aku untuk memperbaiki diri
Izinkan aku menjadi pantas mendapat kasih sayang-Mu yang sangat besar
Izinkan aku menjadi pantas membersamainya yang begitu bersih..

Ampuni aku, Rabb.. Ampuni aku..

‘Rabbi innii lima anzalta ilayya min khairin faqiir’

‘Rabbi Habli miladunka zaujan thayyiban wa yakuuna shahiban lii fi diini wa dunya wal akhiraat’

‘Bismillahi tawakkaltu ‘alallaahi laa haula wa laa quwwata illaa billaah’

Advertisements

Ampun ya Rabbii..

Standard

Gelap langit dunia
Airmata bencana
Mengiring langkah sepi ini kepadaMu
Wajah-wajah telah lelah
Hampa dan penuh duka
Ribuan doa terucapkan sudah

Hari hari meraba penuh salah dan dosa
Airmata sujud memohon Hapuskan duka
Dan kembali kepadaMu
Harap akan cintaMu
Tengadah tangan memohon padaMu

Ampun ya robbana
Maafkanlah semua
Hapuskanlah lelah
Hapuskan airmata
Cukupkanlah semua luka yang menari di udara
Hadirkan cahaya terangi sang jiwa

Hadirlah cahaya tenangkanlah resahnya jiwa
Dalam langkah hapuskan duka
Wahai sang Maha Pemurah

Ampun ya robbana
Maafkanlah semua
Hapuskanlah lelah
Hapuskanlah airmata
Cukupkanlah semua luka yang menari diudara
Hadirkan cahaya terangi sang jiwa

Ampun ya robbana
Maafkanlah semua
Hapuskanlah lelah
Hapuskan airmata

Ampun ya robbana
Maafkanlah semua
Hapuskanlah lelah
Hapuskan airmata
Cukupkanlah semua luka yang menari diudara
Hadirkan cahaya terangi sang jiwa
Hadirlah cahaya wahai yang maha Pemurah

Maha Pemurah- Opick

Ampun ya Rabbii…

Malam di Bekasi

Standard

Lama sekali tak merangkai kata, sudah lupa kah caranya?

Membuka catatan catatan hati di buku yang tertutup debu, rupanya ada yang menarik yang tlah ku tulis saat akan beranjak pergi dari bekasi :

BEKASI, 3 JULI 2014

1,5 tahun di Bekasi, bukan waktu yang sebentar.. Maaf jika aku banyak berubah, Allah. Tapi aku adalah aku yang pertama datang. 

Allah.. Ampuni dosaku

Ku dapati keluarga disini

Ku temui bagian yang hilang dari senyumku

Ku temui bagian yang hilang dari tawa dan sukaku

Allah.. Inikah takdirku?

Allah..

Kau tahu benar apa yang aku jeritkan dalam hatiku

Kau tahu benar akan ada kekosongan penuh hampa nanti

Allah.. Ampuni Hamba

Ampuni, bila syukurku menguap tak berbekas

Bila dosaku menjadi halangan atas kabul-Mu

Allah..Ampuni hamba

Hamba berserah hanya pada-Mu

 

Lembar Baru

Standard

Ya Allah.. semoga ini yang terbaik, untuk duniaku dan akhiratku

Ya Allah.. semoga dengannya,aku dapat berjalan menuju jannah-Mu

Ya Allah.. semoga dengannya, Kau kan bukakan beribu pintu kebaikan untuk kami, untuk berjuang dan berserah hanya untuk dan kepada-Mu

Ya Allah.. semoga bersamanya, aku dapat meraih dan meletakan akhirat di dadaku dan meletakan dunia di tanganku

Ya Allah.. semoga bersamanya, aku dapat membahagiakan dan memberi arti kebaikan bagi orang-orang disekitar ku

Ya Allah.. semoga bersamanya, aku dapat menghapus kesalahan dan merajut kebaikan bagi kehidupan kami..

Ya Allah.. semoga bersamanya, aku dapat menapaki jalan ketaatan dan ketaqwaan pada-Mu dengan segenap cinta dan keikhlasan

Ya Allah.. semoga bersamanya, aku dapat mensyukuri segala nikmat dan karunia-Mu dalam petikan takdir-takdir kehidupanku

Ya Allah.. semoga bersamanya, aku dapat meraih cinta tertinggi dari cinta-Mu

Aamiin 🙂 🙂

 

Hikmah : Keadaan Seorang hamba didalam kubur sebagaimana keadaan hati didalam dada

Standard

Keadaan Seorang hamba didalam kubur sebagaimana keadaan hati didalam dada

قال ابن القيم رحمه الله : “حال العبد في القبر كحال القلب في الصدر، نعيماً وعذاباً، وسجناً وانطلاقاً. فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك، فانظر إلى حال قلبك في صدرك، فإذا كان قلبك ممتلئاً بشاشة وسكينة وطهارة، فهذا حالك في قبرك -بإذن الله-، والعكس صحيح ؛ ولهذا تجد صاحب الطاعة وحسن الخلق والسماحة أكثر الناس طمأنينة فالإيمان يذهب الهموم، ويزيل الغموم ، وهو قرة عين الموحدين، وسلوة العابدين من أدام التسبيح انفرجت أساريره. ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق” الداء والدواء (187، 188)

Artinya :
Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah : Keadaan seorang hamba didalam kubur sebagaimana keadaan hati didalam dada, ada nikmat, ‘adzab, penjara, dan bergembira, Karena itu jika engkau ingin mengenali keadaanmu di dalam kuburmu, maka lihatlah pada keadaan hatimu didalam dadamu, jika keadaan hatimu dipenuhi dengan layar putih, ketenangan, dan thaharah, maka inilah keadaanmu didalam kuburmu -dengan idzin Allah-, dan sebaliknya juga benar begitu, dan oleh karena itu engkau akan mendapatkan ahli keta’atan, ahli akhlaq yang baik, dan ahli tenggang rasa, adalah orang yang paling banyak thuma’ninahnya (Thuma’ninah : tentram), karena iman itu akan menghilangkan kesusahan, dan mengapus penderitaan, karena keimanan merupakan penyejuk pandangannya para muwahhidin (orang yang mentauhidkan Allah), dan sulwatul ‘aabidin (hiburan para ahli ibadah), dan barangsiapa membiasakan tasbih niscaya raut mukanya berseri-seri, barangsiapa membiasakan memuji Allah niscaya berbagai macam kebaikan berturut-turut datang pada dirinya, dan barangsiapa membiasakan istighfar niscaya dibukakan baginya kunci pintunya. [Ad-Da-u wad dawa’ 187-188]

Belajar ikhlas

Standard

Ketika segala yang aku ikhtiarkan, aku pupuk sejak lama, aku jaga ia penuh kasih, aku nanti ia setiap detik.. harus terhapus karena bukti ketulusan, apa aku bisa mengikhlaskannya?apa aku bisa kuat melepasnya?
Harus! Bukankah cinta-Nya tak kan pernah sebanding dengan apapun!

Allah ku..
Tak dapat aku merangkai kata indah untuk meminta pada-Mu..

Tak dapat aku mematri hati dalam keikhlasan tanpa kasih-Mu..

Tak dapat aku bergerak karna takutku akan azab-Mu..

Kaku lidahku.. buntu akalku.. sungguh, Kau sangat tahu apa yang kurasa dan kuharapkan..tanpa satu ucapku pun..

Hanya pada-Mu lah aku menyembah dan hanya pada-Mu lah aku memohon pertolongan..